Langsung ke konten utama

Postingan

DEKLARASI HELSINKI & FASE III UJI KLINIS

FARMASI INDUSTRI Disusun oleh: Harianto 260112160503 Poppy Sarah J 260112160519 Maria selviana R 260112160535 Esni 260112160537 Ratna Fitria E 260112160577 Dhany Alghifari 260112160601 FAKULTAS FARMASI PROFESI APOTEKER UNIVERSITAS PADJADJARAN 2017 I.               DEKLARASI HELSINKI A.       PENDAHULUAN 1.         World Medical Association (WMA) telah mengembangkan Deklarasi Helsinki sebagai pernyataan prinsip-prinsip etika untuk penelitian medis yang melibatkan subjek manusia , termasuk untuk memperoleh data identifikasi terhadap manusia. Deklarasi ini dimaksudkan sebagai rujukan secara keseluruhan dan masing-masing konstituen paragraf tidak harus diterapkan tanpa pertimbangan semua ayat-ayat relevan lainnya. 2.   ...

Analisis Kasus DM & Hipertensi Menggunakan Pharmacist Work Up of Drug Therapy (PWDT)

SIMULASI KASUS Tn. RM (Lk) yang berusia 77 tahun lama dirawat pada tanggal 24-38 desember 2005. Memiliki riwaya dengan keluhan mual, muntah, lemas, panas, tidak buang air besar (konstipasi). Penyakit yang pernah diderita yaitu riwayat DM. Kelas perawatan = kelasa 1. Data pengukuran vitalnya seperti  dibawah ini : Parameter Hasil Nilai Normal Tekanan Darah (TD) 180/90 130/80 (mmHg) Suhu 37,8 0 C 36-39 0 C Nadi 108 x 70-80 x Fungsi hati : SGOT SGPT 14,1 11,1 0-32 U/L 0-31 U/L Fungsi Ginjal: Ureum Kreatinin 98 mg/dL 3,8 mg/dL 10-50 mg/dL 0,5-0,9 mg/dL ·       Masalah Klinis DM komplikasi hipertensi. Mual dan Muntah ·       Penatalaksanaan Laxis (Furosemid) 40 mg 1 x 1 hari Glucotrol (glipizid) 5 mg ...